Wednesday, October 23, 2013

Bukan kisah, cuma cerita biasa






Dulu, setiap kali mengirim artikel atau naskah buku ke penerbit, selalu nelpon Ibu dan minta beliau mendoakan, "Doakan ya Bu, agar lolos dan diterbitkan."
Sang Ibu yang tidak pernah makan bangku maupun dinding sekolahan, langsung bertanya lugu, "Emang maksudnya diterbitkan itu bagaimana, Mas?"
Dengan cinta, dijelaskanlah maksud kalimat tersebut, "Maksudnya, dicetak dan nantinya dijual supaya ilmu bermanfaat. Biasanya, ada honor. Honornya buat Bue."
Beliaupun faham.
Sekarang, laporan kirim naskah dan artikel itu, tak hanya ke Ibu. Tapi juga kepada teman tidur, "Dik, hari ini Mas kirim naskah (artikel). Doakan agar terbit, ya."
Yang dilapori mengangguk ta'dhim dan berucap lirih, "Aamiin. INsya Allah terbit, 

oleh : Pirman 

No comments: